Portal Berita Jawa Timur
Menu
Kategori
Wilayah
Tag
Portal Berita Jawa Timur
Portal Berita Jawa Timur Poros Jatim
Portal Berita Jawa Timur
Januari 16,2022
Selamat datang di website porosjatim.com, website berita wilayah Jawa Timur

Siapakah KH. Maimun Zubair

  • 07 Agust 19 10:40:10
  • 752 views
  • 0 comments
google.com, pub-1770109001455286, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Portal Berita Jawa Timur Siapakah KH.  Maimun Zubair  Poros Jatim - Viral di Jagat Maya wafatnya ulama kharismatik KH. MAIMUN ZUBAIR. Lalu seberapa mengenalkah kita terhadap kyai sepuh ini?
Kyai Haji&...

 Poros Jatim - Viral di Jagat Maya wafatnya ulama kharismatik KH. MAIMUN ZUBAIR. Lalu seberapa mengenalkah kita terhadap kyai sepuh ini?

Kyai Haji Maimun Zubair, kadang ditulis menggunakan ejaan lama Maimoen Zoebair, adalah seorang ulama kharismatik yang lahir di Rembang Jawa Tengah persis bersamaan dengan peristiwa Sumpah Pemuda, yaitu pada tanggal 28 Oktober1928 dan wafat di Mekkah pada tanggal 6 Agustus 2019 pada usia 90 tahun.

Beliau adalah putra pertama dari Kyai Zubair. Salah satu murid pilihan dari Syaikh Sa’id Al-Yamani serta Syaikh Hasan Al-Yamani Al- Makky. Ibundanya adalah putri dari Kyai Ahmad bin Syu’aib, juga seorang ulama. Pada umur 25 tahun, beliau menikah dan selanjutnya menjadi kepala pasar Sarang selama 10 tahun. Sebelum menginjak remaja, beliau dididik oleh ayahnya untuk menghafal dan memahami ilmu Shorof, Nahwu, Fiqih, Manthiq, Balaghah dan bermacam Ilmu Syara’ yang lain.

Pada usia 17 tahun, beliau sudah hafal kitab-kitab nadzam, di antaranya Al-Jurumiyyah, Imrithi, Alfiyyah Ibnu Malik, Matan Jauharotut Tauhid, Sullamul Munauroq serta Rohabiyyah fil Faroidl. Seiring pula dengan kepiawaiannya melahap kitab-kitab fiqh madzhab Asy-Syafi’I, semisal Fathul Qorib, Fathul Mu’in, Fathul Wahhab dan lain sebagainya.

Selain seorang ulama, kyai sepuh yang akrab dipanggil Mbah Moen ini juga seorang politikus Indonesia. Beliau mengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang Jawa Tengah dan menjabat sebagai Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan hingga wafatnya. Beliau pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Rembang selama 7 tahun. Setelah berakhirnya masa tugas, Mbah Moen mulai berkonsentrasi mengurus pondok pesantren. Tapi rupanya tenaga dan pikirannya masih dibutuhkan oleh negara sehingga diangkat menjadi anggota MPR RI utusan Jawa Tengah selama tiga periode.

Mbah Moen wafat setelah melaksanakan shalat Subuh, pada pukul 04.30 waktu Arab Saudi di rumah sakit An-Nur Mekkah. Tidak ada gejala sakit karena malam sebelumnya beliau menerima kunjungan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Dr. Agus Maftuh Abegebriel.
Mbah Moen dimakamkan di Ma'la, Mekkah berdekatan dengan makam guru beliau, Sayid Alawi al-Maliki al-Hasani dan makam istri Rasulullah Saw, Sayyidah Khadijah.(Anis Adnan)

Letakkan Kode Iklan disini jika ada
Komentar
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Poros Jatim, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
Topik Populer
Berita Utama
Portal Berita Jawa Timur Proyek Pekerjaan Longsor Piket Nol Belum tuntas, Jalur Selatan Macet
Berita Populer
Portal Berita Jawa Timur JFC Peduli Sosial Korban Gunung Raung
Letakkan Kode Iklan disini jika ada
©2014 Poros Jatim All right reserved